Rabu, 30 Oktober 2013

Kayu Sanrego Obat Kuat Anti Ejakulasi Dini




Salah satu penyebab runtuhnya rumah tangga adalah tidak harmonisnya hubungan di ranjang antara pasangan suami istri. Tidak harmonisnya hubungan ini bisa disebabkan karena ketidakpuasan yang dirasakan oleh salah satu pihak.

Untuk para lelaki yang mempunyai keluhan tidak bisa memuaskan istri di ranjang, tidak ada salahnya mencoba obat alami dari alam yang bisa membuat istri anda ketagihan. Salah satu obat alami tersebut adalah kayu Sanrego.

Kayu Sanrego dalam bahasa latin disebut dengan Lunasia Amara adalah jenis tumbuhan semak belukar dan umumnya tumbuh di atas tanah yang berbatu. Kayu sanrego adalah jenis kayu yang banyak ditemukan di kawasan timur Indonesia dan tepatnya tumbuh subur di Desa Sanrego, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone.

Manfaat kayu Sanrego ini dipercaya mampu menandingi obat kuat lainnya seperti pil biru, viagra dan sebagainya. Secara tradisional batang kayu ini memberikan efek menaikkan gairah seksual pria, mengobati penyakit malaria, diabetes dan gigitan ular.

Konon katanya, khasiat kayu yang sudah dikenal sampai ke India ini ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang petani di desa Sanrego kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Pada mulanya petani tersebut menambatkan kudanya di semak-semak secara kebetulan kuda ini memakan kayu salah satu tanaman dan sejam kemudian kudanya menjadi agresif. Petani itu lalu mengambil lalu mencoba meminum air rebusannya.

Walaupun demikian, untuk mendapatkan kayu ini bukanlah hal yang mudah, karena untuk mendapatkannya harus mendaki tebing bebatuan serta melibatkan warga yang paham betul tentang kayu ini.

Namun demikian, cara menggunakan kayu ini tergolong sangat mudah, yakni hanya direndam minimal 15 menit ke dalam air hangat atau air putih, baik daun, ranting serta akarnya berfungsi sama. Namun, warga percaya bahwa yang paling efektif dari tumbuhan ini adalah bagian akarnya.

Sanrego Berkhasiat Perkasa Kuda Jantan

Citra viagra, yang ditemukan Ferid Murad Farmakolog Amerika Serikat ini, tentu sebagian besar dari kita sudah mengenalnya. Pil biru viagra yang berbentuk wajik, berfungsi mekanik pengendalian pembuluh darah dalam terapi disfungsi ereksi. Karena sex telah inheren dengan hidup manusia, jadilah iming-iming keperkasaan terus diburu. Termasuk mengintip ramuan mistis Mak Erot. Membesarkan yang kecil.

Sebenarnya banyak disekitar kita yang berfungsi sama dengan viagra, seperti kulit pohon Akway dari pegunungan Arfak Monokwari. Seorang teman yang pernah berkunjung ke Papua bercerita, bahwa rahasia Obahorok kepala suku Dani Papua, melayani 40 istrinya, plus 1 istri bulenya dari Amerika ini - karena akway. IPB telah meneliti, bahwa akway atau drymis Sp, berkandungan bahan aktif afrodisiak untuk menggenjot syahwat.

Berangkat dari istri Obahorok yang berjumlah 41 itu, kini saya ingin bercerita tentang Sanrego, yang sebenarnya adalah nama desa yang terletak di Kecamatan Kahu, letaknya sekitar 115 kilometer dari Kota Watampone, atau sekitar 15 kilometer dari Palattae, ibu kota Kahu. Di desa ini, keluarga saya pernah bermukim 11 tahun, mengikuti Ayah yang seorang PNS, petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana. Di desa inilah saya tamat Sekolah Dasar.

Sewaktu kecil, saya tidak pernah mendengar tentang khasiat kayu Sanrego, yang ternyata berasal dari mitos kuda jantan yang digelari Bolong Sanrego. Kuda ini, memiliki betina 41 ekor. Sama dengan jumlah istri Obahorok. Menurut cerita, kayu Sanrego pertama kali ditemukan oleh kuda Arung Sanrego. Kuda jantan ini, secara tidak sengaja menggigit sebatang pohon yang menancap di atas batu bersusun dua. Apa yang terjadi?

Seketika itu juga, kejantanan Bolong Sanrego “berontak”. Secara kebetulan, di sekitar lokasi juga sedang merumput 41 ekor kuda betina. Maka, Bolong Sanrego pun melampiaskan birahinya dengan menggilir ke-41 kuda betina tadi. Tingkah Bolong Sanrego tidak lepas dari perhatian Arung Sanrego. Tak ingin penasaran, Arung Sanrego pun mencungkil sebagian batang kayu tersebut dan membawanya pulang. Saat tiba di rumah, Arung Sanrego merendam di air cungkilan kayu itu. Saat air itu diminumkan ke kucing, sang kucing langsung birahi. Demikian pula saat diminumkan ke seekor anjing.

Kisah di atas, di reportase Aswad Syam dari Fajar Online yang telah mewawancarai Andi Patawari, seorang tokoh masyarakat, generasi kelima keturunan Arung Sanrego. Arung sendiri adalah gelaran bagi pemimpin wilayah (raja) di Kabupaten Bone, Sulsel. Dikisahkan selanjutnya, Arung Sanrego kemudian memberikan kayu itu ke anaknya, Bangkung Petta Tareng. Menurut Patawari, Bangkung Petta Tareng, juga memiliki 41 istri, dan setiap istrinya dikarunai seorang anak, kecuali istri pertamanya. Bahkan diceritakan, sewaktu Petta Tareng ini meninggal, ‘alatnya’ masih kokoh berdiri. Luar biasa.

Dalam versi lain, yang juga saya rada-rada percaya, ramuan kayu sanrego ini berangkat dari cerita Seorang petani di Desa Sanrego yang tengah mengembalakan kuda. Pada mulanya petani tersebut menambatkan kudanya di semak-semak secara kebetulan kuda ini memakan kayu salah satu tanaman. Sejam kemudian kudanya menjadi agresif.

Oh…., ternyata ada daun berukuran besar, panjang sekitar 30 cm dan lebar 15 cm, dimakan kuda tadi. Tumbuhan yang berdaun mirip jantung ini mencolok diantara semak belukar. Tumbuh istimewa, karena akarnya mencengkram kuat, pada batu bersusun dua.

Si pengembala semakin penasaran, kuda jantan itu tidak puas hanya dengan satu betina. Beberapa ekor menjadi pemuas birahinya. Padahal, dalam menjalankan aksinya setiap betina di dobel berkali-kali. Petani itu lalu mengambil dan mencoba meminum air rebusannya. Apa yang terjadi, Ia mengalami kekuatan yang luar biasa, seperti kuda jantan tersebut. Kemudian atas musyawarah masyarakat desa, kayu tersebut diberi nama kayu SANREGO

Percaya atau tidak, yang pasti di tahun 1994 – 1997, Laboratorium Farmasi Fakultas MIPA UNHAS oleh Prof. Dr. H. Muhsin Darise, M.Sc dan rekan - rekannya selanjutnya memproduksi kayu sanrego ini, menjadi Jamu dengan bentuk serbuk. Dikemas dalam alumunium foil, dan telah telah mendapat izin Depkes TR : 993 298 161, dan Deperindag untuk dipasarkan. Prof. Muhsin dalam meneliti dibantu oleh ahli Fitokimia dari Philipina.

Saat kuliah di Unhas, barulah saya mengenal dengan baik kahasiat kayu Sanrego ini, padahal saya pernah bermukim di sekitar pohon ini tumbuh. Kayu Sanrego ternyata berfungsi sebagai herbal untuk menambah vitalitas pria. Sanrego dalam latinnya, bernama Lunasia Amara. Namanya cantik, mirip seperti nama depan Luna Maya. Kalau boleh ngaco, saya persepsikan sanrego ini seperti amarah Luna. Luna marah-marah. Entah marahnya karena apa!?
sumber: http://kesehatan.kompasiana.com/alternatif

Sanrego - Ginseng dan Khasiatnya

SANREGO
Jamu kayu sanrego adalah jenis ramuan tradisional yang berasal dari tumbuh-tumbuhan liar ditengah semak belukar belantara didaerah wilayah indonesia timur ( makassar ) diatas ketinggian 1000 m dapat tumbuh disela-sela batu menghisap sari batu gunung. Inilah sekilas pengetahuan tentang jamu sanrego yang telah diteliti di laboratorium UNHAS dan LIPI dan Balai POM Indonesia.

Jamu sanrego didalamnya mengandung 3 unsur senyawa yaitu :
  1. Senyawa Alkaloid yang bersifat basa ini berfungsi memperlancar saluran seni dan peredaran darah,dan menyedot racun dadalam tubuh sehingga dapat mengobati penyakit kronis dibadan.
  2. Senyawa Sitosterol pembentuk hormon steroid memperlancar aliran darah yang dapat meningkatkan stamina dsn memacu peredaran darah serta membakar kolesterol.
  3. Senyawa Glikosida dapat digunakan sebagai bahan utama kosmetik dan zat lainnya sehingga secara langsung dapat menghaluskan kulit dan menghilangkan bau keringat dan secara terus menerus sedang diteliti kandungannya yang lain hingga saat ini.
Kandungan kayu sanrego ini di endapkan tidak toksin / tidak beracun dan tidak ada efek samping,menghambat pertumbuhan cacing dalam usus,tidak mengganggu ginjal.

KHASIAT SANREGO:
Meningkatkan stamina,asam urat, rhematik, pinggang, wasir, ambein, pembusukan usus, flu tulang, kesemutan, diabetes militus / Diabetes akut, batu ginjal, pengapuran, masuk angin, ashma, melancarkan air seni, asam lambung, liver, cikungunya, malaria, dan gatal-gatal, dll.



GINSENG

Ginseng adalah herbal yang memiliki banyak khasiat dan telah digunakan dalam pengobatan Cina sejak ribuan tahun lalu. Tidak hanya di timur, ginseng juga telah secara luas diadopsi di banyak negara barat karena manfaat kesehatannya yang beragam. 

Ada berbagai jenis ginseng yang meliputi ginseng India (Ashwagandha), ginseng Siberia, ginseng Asia, ginseng Brasil, dan ginseng Amerika. 
Berikut adalah segudang manfaat dan khasiat kesehatan ginseng: 
  1. Ginseng dapat membantu proses pencernaan dan meningkatkan selera makan. Ginseng juga merupakan obat diare yang ampuh.
  2. Efektif mengobati asma dan gangguan pernapasan.
  3. Bagus untuk merawat diabetes, rematik, dan bisul.
  4. Dapat meminimalkan risiko terkena kanker.
  5. Ginseng bisa mengurangi stres fisik dan mental serta membantu memulihkan stamina.
  6. Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  7. Mengurangi efek dari penyakit Crohn.
  8. Efektif mengurangi kadar kolesterol jahat.
  9. Memperlancar peredaran darah.
  10. Meningkatkan kinerja dan daya tahan atlet.
  11. Ginseng membantu meningkatkan kejernihan mental dan pikiran.
  12. Membantu merawat hipertensi.
  13. Ginseng bisa digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti serangan jantung, nfertilitas, dan masalah menopause.
  14. Salah satu manfaat kesehatan yang paling penting dari ginseng adalah kemampuannya meningkatkan energi tubuh dan kemampuan kognitif.
  15. Merangsang produksi biokimia dan membantu mengatasi stres.
  16. Ginseng berguna untuk meningkatkan kadar testosteron dan produksi sperma.
  17. Ginseng diyakini akan membantu meningkatkan kejantanan dan vitalitas pria.
  18. Membantu menstabilkan perubahan suasana hati (mood) dan sindrom pra menstruasi pada wanita.
  19. Ginseng dapat memperbaiki fungsi paru-paru dan membantu mengurangi efek dari penyakit paru-paru obstruktif kronik.
  20. Membantu mengurangi nyeri dada angina.
  21. Ginseng dapat meningkatkan efektivitas antibiotik pada penderita bronkhitis akut. Mengonsumsi ginseng sebelum mengambil vaksin influenza akan meningkatkan efektivitas vaksin dalam tubuh.
  22. Orang yang memiliki jumlah sel darah putih yang rendah dapat mengambil ekstrak ginseng untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Obat Diabetes Akut

Tips Pengobatan Diabetes dengan Cara Mengobati Diabetes Melitus secara alternatif dengan menggunakan obat herbal Sanrego yang terbukti ampuh menyembuhkan diabetes secara alami.

Diabetes melitus atau sering mendapatkan sebutan sebagai penyakit kencing manis merupakan suatu penyakit kelainan metabolisme yang di sebabkan oleh berlebihnya kadar gula di dalam darah / kelainan hormon insulin yang memproduksi banyak lemak dan protein .
Diabetes terjadi karena adanya kerusakan pada sistem pengatur gula darah , yakni kelainan pada kelenjar pankreas yang tidak berfungsi dengan baik

 Penyebab diabetes melitus :

- Pola makan yang tidak teratur Pola hidup yang tidak seimbang antara makan. aktifitas dan tidur
- Faktor genetika.obesitas (kegemukan)
- Efek samping dari obat-obatan kimia yang tidak cocok
- Adanya infeksi pada kelenjar pankreas


Gejala diabetes melitus :

- Memberikan efek terhadap kencing yang sangat sering dalam jangka waktu pendek
- Rasa haus walaupun tidak melakukan aktifitas gerak
- Mudah sekali lapar dalam waktu yang sangat dekat
- Penurunan berat badan walaupun sering lapar 
- Mudah sekali lelah
- Sering kesemutan pada kaki dan tangan

Salah satu alternatif pengobatan yang biasa dilakukan di makassar untuk penyakit kronis diabetes adalah dengan mengkonsumsi Jamu herbal kayu sanrego.  Banyak kasus penderita diabetes yang sudah tidak bisa tertolong dengan medis melainkan harus diamputasi dapat terselamtkan dengan herbal kayu sanrego.

Uniknya lagi karena herbal sanrego multi fungsi, disamping untuk pengobatan diabetes, juga untuk obat malaria, obat kuat, obat kewanitaan dan bahkan untuk membersihkan darah kotor pun bisa.

Kisah Kedasyatan Sanrego

Sudirman akhirnya meluluskan gugatan cerai sang istri. Apa boleh buat, selama 5 tahun mengarungi bahtera rumah tangga ia tak bisa memberikan “nafkah” batin. Impotensi menyerang pada minggu pertama perkawinan. Belakangan ia sudah nikah lagi menyusul anjuran kakaknya meminum serbuk sanrego.

Tadinya Sudirman (nama samaran) hampir putus asa. Bagaimana tidak, sewaktu masih pacaran mendambakan anak dari kekasih yang sangat dicintainya. Tahunya, jangankan keturunan, hari-hari penuh kemesraan malah seakan jadi neraka. Beruntung saudara-saudaranya selalu menasehati dan membesarkan hati termasuk mendukung pendanaan untuk pengobatan kemana pun ia mau. Maklum lelaki asli Bone Sulalwesi Selatan ini hanya bekerja sebagai pegawai negeri. Mulai dari dokter spesialis hingga dukun nun jauh disana tak terlewatkan didatangi. Namun usahanya tak membuahkan hasil hingga keputusan cerai diambil.

Jalannya memang ada-ada saja. Seorang petani di Desa Sanrego Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah mengembalakan kuda. Daerah ini memang tercatat sebagai sentra kuda. Kuda kuda bagus untuk pacu kebanyakan di datangkan dari sini. Jadi tak heran bila dalam pengembalaan ada puluhan kuda yang harus diawasi. Jantan dan betina dicampur, karena kalaupun terjadi birahi dan saling kawin tak saling membahayakan. Namun pengalaman belasan tahun nyaris tak ditemukan kuda kawin di padang penggembalaan. Sehingga ketika terlihat ada kuda jantan agresif, mengejar dan menaiki kuda betina, timbul pertanyaan dalam benak si penggembala.

Oh…., ternyata ada daun berukuran besar, panjang sekitar 30 cm dan lebar 15 cm, dimakan kuda tadi. Tumbuhan yang berdaun mirip jantung ini mencolok diantara semak belukar. Si pengembala semakin penasaran, kuda jantan itu tidak puas hanya dengan satu betina. Beberapa ekor menjadi pemuas nafsu birahinya. Padahal, dalam menjalankan aksinya setiap betina dinaiki berkali-kali.

Itung – itung sebagai kelinci percobaan si pengembala mencoba merebus batang kayunya. Tentu saja setelah dipotong potong terlebih dahulu. Lalu air rebusannya diminum. Luar biasa, nafsu dan kekuatan si penggembala tak ada bedanya dengan kuda. Kuat tak seperti biasanya.
Informasi berharga inilah yang kemudian dibuktikan oleh Sudirman. Hanya dengan minum seduhan Sanrego 5 gelas berturut turut, Sudirman sudah dikaruniai anak dari istri barunya. Impotensinya sembuh total. Hal yang sama (kesembuhan) juga dialami Suherman (nama samaran) yang sudah cukup lama mengalami impotensi karena suka “jajan”.

Disebut-sebut bahwa Sanrego potensial menggantikan viagra yaitu obat kuat yang pernah menghebohkan. Viagra sebetulnya adalah obat untuk penderita tekanan darah tinggi, cuma efek sampingnya ereksi jadi lebih lama. Viagra bila dikonsumsi oleh orang normal bisa mengakibatkan kematian karena tekanan darah menjadi tidak normal karenanya.

Berbeda dengan viagra, dengan khasiat yang sama Sanrego bersifat alami, relatif lebih aman, dan murah. Sanrego sudah diteliti secara ilmiah dan khasiatnya untuk membangkitkan kejantanan pria sudah diakui banyak orang termasuk dr. Boyke. Selain sebagai pembangkit “semangat” sanrego juga sering digunakan sebagai obat diabetes, malaria dan gigitan ular.

Ternyata kisah Sanrego ini tidak hanya diketahui oleh Sudirman dan keluarganya melainkan telah menjadi resep ramuan obat / jamu rahasia keperkasaan - kejantanan pria / laki – laki di wilayah tersebut.

Sanrego, kini sudah tersedia dalam bentuk serbuk jamu dalam kemasan yang pemakaiannya sangat gampang. Serbuk kayu Sanrego yang berwarna putih kecoklatan diseduh dengan 1 gelas air panas. Dosisnya 1 sendok makan untuk satu gelas besar air. Seduhan diaduk aduk dan didiamkan selama kurang lebih 5 menit. Akan tampak endapan / ampas serbuk di dasar gelas. Tuangkan ke gelas lain sambil disaring supaya endapannya tidak terbawa.

Bagi yang biasa meminum minuman yang agak pahit-pahit bisa langsung meminumnya. Kalau tidak, bisa dicampur dulu dengan kuning telur dan madu. Dianjurkan untuk penyembuhan diminum 3x sehari. Tidak boros karena ampas yang tersisa masih bisa digunakan selama rasa pahitnya belum hilang (sekitar 3x). Sanrego diminum 1 jam sebelum berhubungan.
(Sumber : TRUBUS).